
Humas UGL- Universitas Gunung Leuser (UGL) melaksanakan kegiatan pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) Tahun Angkatan 2025/2026 kepada 282 mahasiswa baru di Gedung Serbaguna UGL, Jumat (9/1/2025), langkah ini sebagai upaya untuk mempermudah dan mempercepat proses penyaluran
Beasiswa KIP Kuliah bagi mahasiswa penerima. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UGL dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Aceh Tenggara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara, Bapak H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Universitas Gunung Leuser. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terlaksananya pembagian KIP Kuliah kepada mahasiswa baru UGL. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendukung visi Universitas Gunung Leuser ke depan, khususnya dalam upaya menjadi perguruan tinggi negeri.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Gunung Leuser, Bapak Drs. H. Jamanuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar bantuan beasiswa KIP Kuliah ini dapat meringankan beban ekonomi orang tua serta mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa UGL terus berkomitmen menjadi kampus yang berpihak kepada masyarakat dan menjadi kebanggaan rakyat Aceh Tenggara.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Gunung Leuser, Bapak Dr. Indra Utama, M.Pd., menjelaskan bahwa Beasiswa KIP Kuliah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan melalui LLDikti Wilayah XIII. Ia mengungkapkan bahwa pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2025, sebanyak 40% mahasiswa pendaftar PMB 2025 berhasil memperoleh Beasiswa KIP, sebuah capaian yang menunjukkan tingginya kepercayaan pemerintah terhadap pengelolaan akademik dan kemahasiswaan di UGL.
Adapun Ketua Panitia Pembagian Buku Tabungan KIP Kuliah, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FKIP, Bapak Zulyadin Berutu, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara ketat dan transparan. Tahapan seleksi meliputi ujian tertulis, wawancara, serta survei langsung ke keluarga calon penerima beasiswa. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Humas, Bapak Fakhrur Rizal, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.
Melalui kegiatan ini, Universitas Gunung Leuser menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan serta terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kemajuan daerah. (R)

