Posko Kemanusiaan PGRI di Daerah Pengungsian: Penyaluran Logistik dan Pendampingan Belajar

Siaran Pers PGRI:

Posko Kemanusiaan PGRI di Daerah Pengungsian: Penyaluran Logistik dan Pendampingan Belajar

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) merilis panduan operasional tanggap bencana dan protokol perlindungan komunitas sekolah bertajuk Aktivasi Posko Kemanusiaan PGRI Terpadu: Penyaluran Logistik Darurat, Pendampingan Psikososial (PFA), dan Penyediaan Fasilitas Tenda Belajar Ceria Bagi Warga Sekolah Terdampak Bencana Alam. Dokumen ini dikeluarkan secara resmi melalui sinergi PGRI Smart Learning and Character Center (SLCC), Koperasi Pusat PGRI (KPRI), dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup serta keberlanjutan edukasi anak-anak di area pengungsian krisis bencana (seperti zona erupsi gunung berapi, kabut asap Karhutla, dan banjir bandang).

PGRI secara tegas menyatakan bahwa keselamatan, kesehatan jiwa, dan masa depan anak-anak di tenda pengungsian adalah prioritas kemanusiaan tertinggi. Seluruh potensi jaringan organisasi profesi dikerahkan untuk menjaga martabat dan kondisi mental peserta didik serta para guru di garis terdepan krisis.

4 Layanan Utama Posko Kemanusiaan Terpadu PB PGRI

1. Pengelolaan Jalur Pasokan Logistik Khusus Warga Sekolah (KPRI)

Koperasi Pusat PGRI (KPRI) bersama jaringan pengurus daerah mengoperasikan Jalur Pasokan Logistik Darurat (Fast-Track Logistics). Posko menyalurkan bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan sanitasi anak/bayi, seragam/alat tulis sekolah darurat, serta paket Alat Pelindung Diri (APD) masker N95/KN95 secara berkala tanpa hambatan birokrasi.

2. Layanan Psychological First Aid (PFA) & Trauma Healing via SLCC PGRI

Melalui PGRI Smart Learning and Character Center (SLCC), PGRI menerjunkan tim relawan guru terlatih untuk memberikan pendampingan psikososial (Psychological First Aid / PFA) dan pemulihan trauma. Layanan ini difokuskan untuk mengembalikan keceriaan, mengurangi rasa cemas kronis, serta memulihkan kondisi emosional anak-anak dan guru yang kehilangan tempat tinggal.

3. Aktivasi Tenda Belajar Ceria & Modul Pembelajaran Darurat

Posko Kemanusiaan PGRI menyediakan fasilitas Tenda Belajar Ceria yang dilengkapi dengan unit penyaring udara (air purifier), modul pembelajaran krisis berbasis unplugged, serta alat permainan edukatif. Ruang ini difungsikan sebagai suaka belajar sementara agar anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikannya secara fleksibel tanpa tekanan kurikulum formal.

4. Perlindungan Imunitas Kedinasan & Hak Finansial Guru via LKBH PGRI

PGRI menjamin seluruh guru dan kepala sekolah yang mendedikasikan waktunya mengelola posko atau mengajar di tenda pengungsian diberikan Imunitas Kedinasan Kemanusiaan Mutlak. Melalui LKBH PGRI, organisasi melayangkan perisai advokasi (Legal Shield) untuk membebaskan guru dari presensi digital harian serta menjamin Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan insentif bencana cair utuh 100% tanpa potongan.

Matriks Pelayanan Posko Kemanusiaan PGRI

Parameter Layanan Penanganan Lambat / Normal (Ditolak PGRI) Standardisasi Posko Kemanusiaan PGRI
Pasokan Logistik Bantuan tidak merata & birokrasi lambat. Pendistribusian Jalur Cepat KPRI & PGRI.
Kesehatan Mental Anak-anak dibiarkan trauma di pengungsian. Pendampingan PFA & Trauma Healing SLCC.
Ruang Belajar Kegiatan belajar mengajar berhenti total. Aktivasi Tenda Belajar Ceria + Modul Krisis.
Status Kedinasan Guru dituntut presensi & administrasi normal. Imunitas Kedinasan Mutlak & Proteksi LKBH.

“Di tengah puing-puing bencana dan riuhnya tenda pengungsian, PGRI hadir untuk memastikan api edukasi dan harapan anak-anak bangsa tidak pernah padam! Posko Kemanusiaan PGRI adalah rumah bersama untuk saling menguatkan, melindungi, dan memulihkan jiwa para pendidik dan peserta didik kita!” — Pengurus Besar PGRI / SLCC PGRI / KPRI / LKBH PGRI.

Scroll to Top